Nama
: EDWIN ALDRIN SAPUTRA
NPM : 13.13101.10.27
Dosen Pengampuh : Prof. Ir. H. SUPLI EFFENDI RAHIM, M.Sc.,Ph.D
NPM : 13.13101.10.27
Dosen Pengampuh : Prof. Ir. H. SUPLI EFFENDI RAHIM, M.Sc.,Ph.D
Hubungan Antara Lingkungan Dengan Manusia
BAB I
PENDAHULUAN
Lingkungan (milleu) memiliki hubungan dengan manusia.
Lingkungan memengaruhi sikap dan perilaku manusia, demikian pula
kehidupan manusia akan memengaruhi lingkungan tempat hidupnya. Hubungan
antara lingkungan dan kehidupan manusia sudah diakui para pemikiraan
tokoh dunia sejak dahulu.
Aristoteles mengatakan manusia dipengaruhi oleh aspek geografi dan
lembaga politik. Montesquieu menyatakan bahwa iklim mempengaruhi
perilaku politik dan semangat manusia. Arnold Toynbee menyatakan
peradban manusia akan tumbuh pada lingkungan yang sukar dan penuh
tantangan sehingga melahirkan elan vital. Henry Thomas Bucle mentakan
bahwa iklim, tanaman, dan tanah saling berkaitan dalam memengaruhi
karakter dan sifat manusia.
Dari beberapa pendapat di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa faktor
lingkungan (tanah, iklim, topografi, sumber daya alam) dapat menjadi
prakondisi bagi sifat dan perilaku manusia. Lingkungan menjadi salah
satu variabel yang memengaruhi kehidupan manusia. Manusia pun dapat
memengaruhi lingkungan demi kemajuan dan kesejahteraan hidupnya.
Bab ini mengkaji masalah lingkungan hidup dan manusia serta hubungan
timbal balik antara keduanya. Uraiannya mencakup : hakikat dan makna
lingkungan bagi manusia; kualitas penduduk dan lingkungan terhadap
kesejahteraan manusia; problematika lingkungan sosial budaya yang
dihadapi masyarakat beradab; isu-isu penting tentang persoalan lintas
budaya dan bangsa.
B. Tujuan Penulisan
Adapun tujuan dari makalah ini adalah :
- Pembaca diharapkan mampu mengetahui hakikat dan makna lingkungan bagi manusia.
- Mengetahui kualitas penduduk dan lingkungan terhadap kesejahteraan manusia.
- Mengetahui masalah lingkungan sosial budaya yang dihadapi masyarakat beradab.
- Serta mengetahui isu-isu penting tentang prsoalan lintas budaya dan bangsa.
Adapun manfaat daripenulisan makalah ini ialah :
- Mampu menjelaskan hakikat dan makna lingkungan bagi manusia.
- Menguraikan pentingnya kualitas penduduk dan lingkungan terhadap kesejahteraan manusia.
- Mengidentifikasi masalah lingkungan sosial budaya yang dihadapi masyarakat beradab.
- Mengemukakan isu-isu penting tentang prsoalan lintas budaya dan bangsa.
BAB II
PEMBAHASAN
Manusia hidup pasti mempunyai hubungan dengan lingkungan hidupnya.
Pada mulanya, manusia mencoba mengenal lingkungan hidupnya, kemudian
barulah manusia berusaha menyesuaikan dirinya. Lebih dari itu, manusia
telah berusaha pula mengubah lingkungan hidupnya demi kebutuhan dan
kesejahteraan. Dari sinilah lahir peradaban –istilah Toynbee- sebagai
akibat dari kemampuan manusia mengatasi lingkungan agar lingkungan
mendukung kehidupannya. Misalnya, manusia menciptakan jembatan agar bisa
melewati sungai yang membatasinya.
Lingkungan adalah suatu media di mana makhluk hidup tinggal, mencari,
dan memiliki karakter serta fungsi yang khas yang mana terkait secara
timbal balik dengan keberadaan makhluk hidup yang menempatinya,
terutama manusia yang memiliki peranan yang lebih kompleks dan riil
(Elly M. Setiadi,2006). Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan
semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk di dalamnya
manusia dan perilakunya.
Lingkungan dapat berbentuk lingkungan fisik dan nonfisik. Lingkungan
alam dan buatan adalah lingkungan fisik. Sedangkan lingkungan nonfisik
adalah lingkungan sosial budaya di mana manusia itu berada. Lingkungan
alam adalah keadaan yang diciptakan oleh Allah untuk manusia. Lingkungan
buatan adalah dibuat oleh manusia. Lingkungan sosial adalah wilayah
tempat berlangsungnya berbagai kegiatan, yaitu interaksi sosial antara
berbagai kelompok beserta pranatanya dengan simbol dan nilai, serta
terkait dengan ekosistem (sebagai komponen lingkungan alam) dan tata
ruang atau peruntukan ruang (sebagai bagian dari lingkungan
binaan/buatan).
Lingkungan sangat penting bagi kehidupan manusia. Segala yang ada
pada lingkungan dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk mencukupi
kebutuhan hidup manusia, karena lingkungan memiliki daya dukung, yaitu
kemampuan lingkungan untuk mendukung perikehidupan manusia dan makhluk
hidup lainnya. Arti penting lingkungan bagi manusia adalah sebagai
berikut :- Lingkungan merupakan tempat hidup manusia. Manusia hidup, berada, tumbuh, dan berkembang di atas bumi sebagai lingkungan.
- Lingkungan memberi sumber-sumber penghidupan manusia.
- Lingkungan memengaruhi sifat, karakter, dan perilaku manusia.
- Lingkungan member tantangan bagi kemajuan peradaban manusia.
- Manusia memperbaiki, mengubah, bahkan menciptakan lingkungan untuk kebutuhan dan kebahagiaan hidup.
B. Kualitas Penduduk dan Lingkungan terhadap Kesejahteraan manusia
- Hubungan Penduduk dengan Lingkungan dan Kesejahteraan
Penduduk pada dasarnya adalah orang-orang yang tinggal disuatu tempat yang secara bersama-sama menyelenggarakan kehidupannya. Penduduk Negara adalah orang-orang yang bertempat tinggal di suatu wilayah Negara, tunduk pada kekuasaan politik Negara dan menjalani kehidupannya di bawah tata aturan Negara yang bersangkutan. Hal yang berkaitan dengan penduduk Negara meliputi :
a. Aspek kualitas penduduk, mencakup tingkat pendidikan, keterampilan, etos kerja, dan
kepribadian.
b. Aspek kuantitas penduduk yang mencakup jumlah penduduk, pertumbuhan, persebaran, perataan,
dan perimbangan penduduk di tiap wilayah Negara (Winarno,2007).
Petumbuhan penduduk akan selalu berkaitan dengan masalah lingkungan
hidup. Penduduk denga segala
aktivitasnya akan memberikan dampak terhadap lingkungan. Demikian pula makin meningkatnya upaya pembangunan menyebabkan makin meningkat dampak terhadap lingkungan hidup. Dampak lingkungan hidup adalah pengaruh perubahan pada lingkungan hidup yang diakibatkan oleh suatu usaha atau kegiatan. Lingkungan hidup bisa berdampak positif dan negatif bagi kesejahteraan penduduk. Contoh perubahan positif : pembangunan jalan-jalan raya yang bisa menghubungkan daerah-daerah yang sebelumnya terisolir penghijauan, penanaman turus jalan. Perubahan yang positif dari lingkungan tersebut tentu dapat memberikan keuntungan dan sumber kesejahteraan bagi penduduk. Contoh negatif : yaitu kerusakan lingkungan hidup.
aktivitasnya akan memberikan dampak terhadap lingkungan. Demikian pula makin meningkatnya upaya pembangunan menyebabkan makin meningkat dampak terhadap lingkungan hidup. Dampak lingkungan hidup adalah pengaruh perubahan pada lingkungan hidup yang diakibatkan oleh suatu usaha atau kegiatan. Lingkungan hidup bisa berdampak positif dan negatif bagi kesejahteraan penduduk. Contoh perubahan positif : pembangunan jalan-jalan raya yang bisa menghubungkan daerah-daerah yang sebelumnya terisolir penghijauan, penanaman turus jalan. Perubahan yang positif dari lingkungan tersebut tentu dapat memberikan keuntungan dan sumber kesejahteraan bagi penduduk. Contoh negatif : yaitu kerusakan lingkungan hidup.
Kesejahteraan hidup penduduk Negara sangat ditentukan oleh kualitas
penduduk yang bersangkutan. Kulitas penduduk mencerminkan kualitas
insani dan sumber daya manusia yang dimiliki Negara.
Hubungan Lingkungan dengan Kesejahteraan Manusia
Lingkungan dapat memberikan sumber kehidupan agar manusia dapat hidup
sejahtera. Lingkungan hidup menjadi sumber dan penunjang hidup. Dengan
demikian, lingkungan mampu memberikan kesejahteraan dalam hidup
manusia.
Pada masa sekarang, manusia tetap menginginkan lingkungan
sebagai tempat maupun sumber kehidupannya yang dapat mendukung
kesejahteraan hidup. Melalui ilmu pengetahuan dan teknologi, manusia
mengusahakan lingkungan yang sebelumnya tidak memiliki daya dukung serta
lingkungan yang tidak dapat untuk hidup (unhabitable) menjadi lingkungan yang memiliki daya dukung yang baik dan bersifat habitable.
Contoh : manusia membangun bendungan, dam, atau waduk guna menampung
air. Air tersebut digunakan untuk cadangan jika terjadi kemarau panjang,
air bendungan digunakan untuk mengairi sawah-sawah waega. Air juga
digunakan sebagai penggerak untuk pembangkit listrik. Daerah-daerah yang
sebelumnya gersang, seperti daerah gurun di Arab sekarang ini sudah
bisa ditanami pepohonan. Manusia membuat saluran khusus untuk
menyalurkan air sungai ke wilayah tersebut. Bahkan, dalam waktu tertentu
dibuat hujan buatan.
Dewasa ini, manusia dengan kemampuan ilmu pengetahuan
yang maju dan teknologi modern dapat mengatasi keterbatasan lingkungan,
terutama yang bersifat fisik atau lingkungan alam. Daerah-daerah yang
pada masa lalu dianggap tidak mungkin dapat digunakan sebagai tempat
hidup, sekarang ini dimungkinkan. Daerah itu sekarang mampu memberi
kesejahteraan bagi hidup manusia berkat penerapan ilmu pengetahuan dan
teknologi. Ilmu pengetahuan dan teknologi telah meningkatkan kualitas
hidup manusia melalui penciptaan lingkungan hidup yang mendukungnya.
Pengelolaan lingkungan hidup adalah upaya terpadu dalam
pemanfaatan, penataan, pemeliharaan, pengawasan, pengendalian,
pemulihan, dan pengembangan lingkungan hidup. Pemgelolaan lingkungan
memiliki tujuan sebagai berikut:
- Mencapai kelestarian hubungan manusia dengan lingkungan hidup sebagai tujuan membangun manusia seutuhnya.
- Mengendalikan pemanfaatan sumber daya secara bijaksana.
- Mewujudkan manusia sebagai Pembina lingkungan hidup.
- Melaksanakan pembangunan berwawasan lingkungan untuk kepentingan generasi sekarang dan yang akan dating.
- Melindungi Negara terhadap dampak kegiatan di luar wilayah Negara yang menyebabkan kerusakan dan pencemaran lingkungan.
Hakikat pengelolaan lingkungan hidup oleh manusia adalah bagaimana
manusia melakukan berbagai upaya agar kualitas manusia meningkat
sementara kualitas lingkungan juga semakin baik. Lingkungan yang
berkualitas pada akhirnya akan memberikan manfaat bagi manusia, yaitu
meningkatkan kesejahteraan.
Lingkungan sosial adalah wilayah tempat berlangsungnya berbagai
kegiatan, yaitu interaksi sosial antara berbagai kelompok beserta
pranatanya dengan symbol dan nilai, serta terkait dengan ekosistem
(sebagai komponen lingkungan alam) dan tata ruang atau peruntukan ruang
(sebagai bagian dari lingkungan binaan/buatan).
- Interaksi dalam Lingkungan SosialInteraksi sosial bisa terjadi dalam situasi persahabatan ataupun permusuhan (kerjasama atau konflik), bisa dengan tutur kata, jabat tangan, bahasa isyarat, atau bahkan tanpa kontak fisik. Interaksi sosial hanya dapat berlangsung antara pihak-pihak apabila terjadi reaksi dari kedua belah pihak.
- Pranata dalam Lingkungan SosialPranata adalah suatu sistem norma khusus yang menata rangkaian tindakan berpola mantap guna memenuhi keperluan yang khusus dalam kehidupan masyarakat. Contohnya, permainan silat yang diperagakan anak-anak sekolah yang sedang istirahat dan pertandingan silat dalam suatu kejuaraan. Maksud dari contoh ini adalah contoh yang pertama bukan pranata karena berlangsung dalam situasi tidak resmi dan tidak adanya aturan baku yang ditetapkan. Sedangkan contoh yang kedua merupakan pranata karena berlangsung dalam situasi resmi dengan mendasarkan pada aturan pertandingan silat yang telah ditetapkan.
- Problema dalam Kehidupan sosialProblema sosial merupakan persoalan karena menyangkut tata kelakuan yang abnormal, amoral, berlawanan, dengan hokum, dan bersifat merusak. Problema sosial menyangkut nilai-nilai sosial dan moral yang menyimpang sehingga perlu diteliti, diperbaiki, bahkan untuk dihilangkan. Problema sosial yang terjadi dan dihadapi masyarakat banyak dan dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
- Problema sosial karena faktor ekonomi, seperti kemiskinan, kelaparan, dan pengangguran.
- Problema sosial karena faktor biologis, seperti wabah penyakit.
- Problema sosial karena faktor psikologis, seperti bunuh diri, sakit jiwa, dan disorganisasi.
- Problema sosial karena faktor kebudayaan, seperti perceraian, kejahatan, kenakalan anak, konflik ras, dan konflik keagamaan.
D. Isu-isu Penting tentang Persoalan Lintas Budaya dan Bangsa
Isu-isu penting yang menjadi persoalan lintas budaya dan bangsa pada
umumnya merupakan isu global yang menjadi keprihatinan umat manusia
sedunia. Merupakan isu global karena persoalan ini tidak hanya dihadapi
umat manusia dalam suatu Negara atau wilayah tertentu, tetapi melanda ke
berbagai belahan dunia.
Berikut ini adalah isu-isu yang mengenai lingkungan dan isu mengenai kemanusiaan, yaitu :1. Isu tentang Lingkungan
a. Kekurangan Pangan
Kekurangan pangan menciptakan kekhawatiran berbagai pihak. Dunia pun
diliputi kekhawatiran itu, karena pertambahan penduduk yang tinggi,
terutama di negara-negara berkembang. Kekurangan pangan menciptakan
gejala serius berupa kelaparan, karena pangan itu merupakan kebutuhan
pokok manusia yang hakiki.
Sejak dulu air diakui sebagai sumber kehidupan. Khususnya air bersih
banyak dimanfaatkan manusia untuk berbagai keperluan, terutama sekali
untuk minum. Kurangnya ketersediaan air bersih berarti telah terjadi
kelangkaan air sebagai sumber kehidupan. Tidak tersedianya air bersih
dapat memicu timbulnya berbagai macam penyakit, seperti kolera, tifus,
malaria, demam berdarah, dan penyakit lain yang menular.
Polusi atau pencemaran lingkungan hidup adalah masuknya atau
dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, atau komponen lain kedalam
lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai
ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan hidup tidak dapat
berfungsi sesuai dengan peruntukkannya. Pencemaran dapat digolongkan
menjadi tiga, yaitu : pencemaran udara, air, dan tanah. Pencemar udara
dapat berupa gas dan partikel. Contohnya : gas, Gas CO, CO2, dan batu
bara. Polusi air dapat disebabkan oleh pembuangan limbah industri, sisa
insektisida, dan pembuangan sampah domestik, sampah organik, dan fosfat.
Pencemaran tanah disebabkan oleh sampah-sampah plastik yang sukar
hancur, botol, karet sintesis, pecahan kaca, dan kaleng; detergen yang
bersifat nonbiodegradable (secara alami sulit diuraikan) dan zat kimia dari buangan pertanian, misalnya insektisida.
d. Perubahan iklim
Sumber energi fosil (minyak bumi, batu bara, dan gas alam) yang
dihasilkan oleh banyak pembangkit energi mengakibatkan terjadinya
pencemaran udara. Perubahan iklim mengakibatkan adanya
perubahan-perubahan yang tidak terkirakan sebelumnya, seperti
peningkatan suhu, melelehnya gunung es permukaan air laut naik,
banyaknya banjir dan badai, serta musim panas yang semakin panjang.
a. Kemiskinan
Kemiskinan merupakan masalah global yang sering dihubungkan dengan
kebutuhan, kesulitan, dan kekurangan di berbagai keadaan hidup.
Konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau
lebih (bisa juga kelompok) di mana salah satu berusaha menyingkirkan
pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.
Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu
dalam suatu interaksi. Perbedaan-perbedaan tersebut diantaranya adalah
menyangkut ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan
dan lain sebagainya.
Wabah adalah kejadian berjangkitnya suatu penyakit menular dalam
masyarakat yang jumlah penderitaannya meningkat secara nyata, melebihi
keadaan yang lazim pada waktu dan daerah tertentu serta dapat
menimbulkan malapetaka. Sumber penyakit dapat berasal dari manusia,
tumbuhan, dan benda-benda yang mengandung atau tercemar penyakit, serta
yang menimbulkan wabah. Wabah membahayakan kesehatan masyarakat karena
dapat mengakibatkan sakit, cacat, dan kematian.
BAB III
PENUTUP
Setelah melihat uraian dari makalah yang telah di buat saya dapat memberi kesimpulan sebagai berikut :
Lingkungan hidup merupakan kesatuan ruang dengan semua benda, daya,
keadaan, dan makhluk hidup,termasuk di dalamnya manusia dan
perilakunya. Segala yang ada pada lingkungan dapat dimanfaatkan oleh
manusia untuk mencukupi kebutuhan hidup manusia, karena lingkungan
memiliki daya dukung, yaitu kemampuan lingkungan untuk mendukung
perikehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Lingkungan yang
berkualitas pada akhirnya akan memberikan manfaat bagi manusia, yaitu
meningkatkan kesejahteraan. Jadi kita sebagai makhluk hidup yang juga
hidup di bumi harus bisa menjaga kelestarian lingkungan untuk menjaga
kestabilan kelangsungan hidup semua makhluk yang ada di bumi.
B. SARAN-SARAN
Setelah melakukan penulisan makalah ini, penulis menyarankan kepada pembaca agar :
Kepada generasi muda dapat menjaga kelestarian lingkungan, di mulai
dari hal kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan dan tidak
menebang pohon-pohon.
DAFTAR PUSTAKA
Elly M. Setiady, M.Si. dkk. 2006. Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media.Moh. Soerjani, dkk. 1987. Lingkungan : Sumber Daya Alam dan Kependudukan dalam Pembangunan. Jakarta : UI Press.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar